Selamat Datang!

Terima kasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan komentar, OK!

Tab

Tampilkan postingan dengan label Lain - Lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain - Lain. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Januari 2012

Pidato



Yang terhormat., Bapak Ketua STIKES Wira Medika PPNI Bali..
Yang terhormat ,Bapak/Ibu Civitas Akademika STIKES Wira Medika PPNI   Bali.
Yang saya hormati , Bapak-bapak dan Ibu-ibu dosen STIKES Wira Medika PPNI Bali.
Yang saya banggakan kakak-kakak BEM STIKES Wira Medika PPNI Bali.
Dan rekan-rekan mahasiswa  yang saya cintai.

          Sebelum saya memulai pidato saya ini yang bertemakan Pentingnya Tugas Seorang Perawat. Mari kita panjatkan puja dan puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena berkat-Nya lah kita disini dapat berkumpu dengan keadaan sehat.

" OM SWASTYASTU " Salam Sejahtera

          Terima kasih atas waktu yang diberikan kepada saya.Dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato saya yang bertema " Pentingnya Tugas eorang Perawat ". Seperti yang kita ketahui, sekarang ini musim nya sangatlah tidak bersahabat atau juga tidak menentu.
Akibat dari musim pancaroba tersebut,banyak terjadi bencana dimana-mana. Contohnya seperti sekarang ini, dimana-mana terjadi banjir akibat hujan yang turun pun juga tidak menentu. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan rumah-rumah warga tergenang banjir hingga bahu orang dewasa. Banjir juga disebabkan akibat terlalu banyak atau terlalu ,menumpuknya sampah-sampah yang  yang dibiarkan berserakan begitu saja.Kemudian sampah tersebut ikut tergenang  bersama banjir. Dan hal tersebut  juga dapat mengakibatkan segala penyakit akan berkembang biak dan akhirnya  mansia lah yang akan terkena imbas nya. Salah satu penyakit yang dapat diderita adalah penyakit diare.

          Saudara-saudara semuanya , kita sebagai tenaga medis dan sebagai tenaga kesehatan tentunya tidak bisa hanya berdiam diri saja. Tetapi itu merupakan tugas untuk kita agar kita dapat belajar dari segala keadaan yang ada.Dan juga sangat diperlukan untuk membantu para korban akibat banjir tersebut. Dengan menyediakan fasilitas seperti penampungan para korban yang rumah nya terendam banjir dan tidak dapat dipakai untuk sementara.
Dimana di tempat penampungan tersebut kita dapat membantu korban bencana banjir tersebut agar mereka tidak tertular penyakit akibat adanya banjir terutama penyakit diare. Dan penyakit tersebut tidak mengenal usia yaitu dapat menyerang dari anak-anak , remaja dan orang dewasa.

          Kita sebagai tenaga kesehatan patutnya dapat membantu mereka seperti memberi obat, vitamin, dan tentu nya perawatan yang lebih intensif. Sejalan dengan hal tersebut, masih banyak penyakit-penyakit yang akan bermunculan seperti Demam Berdarah. Penyakit Demam Berdarah juga dapat dikatakan penyakit akibat banjir yang mulai surut. Proses penyembuhannya sangat lama. Dan kemungkinan besar dapat menyebabkan kematian. Tetapi hal tersebut dapat dicegah dengan kita dapat merawatnya secara intensif. Kita juga dapat memberikan penyuluhan untuk menanggulangi Demam Berdarah tersebut,yaitu dengan tindakan 3 M. Yang artinya, Menguras bak mandi setiap seminggu sekali, Menutup barang-barang seperti gentong air, dan yang terakhir Mengubur barang-barang bekas.

Pandangan Agama Tentang Transplantasi


BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Dewasa ini ilmu pengetahuan dan tekhnologi di bidang kedokteran dan kesehatan berkembang  dengan pesat. Salah satunya adalah kemajuan dalam tekhnik transplantasi organ. Transplantasi organ merupakan suatu tekhnologi medis untuk penggantian organ tubuh pasien yang tidak berfungsi dengan organ individu lain. Sejak kesuksesan transplantasi yang pertama kali berupa ginjal dari donor kepada pasien gagal ginjal pada tahun 1954, perkembangan dibidang transplantasi  maju dengan pesat. Kemajuan ilmu dan tekhnologi memungkinkan pengawetan organ , penemuan obat-obatan anti penolakan yang semakin baik sehingga berbagai organ dan jaringan dapat ditransplantasikan. Dewasa ini bahkan sedang dilakukan uji klinis pengguna hewan sebagai donor.
Dibalik kesuksessan dalam perkembangan transplantasi organ muncul berbagai masalah. Semakin meningkatnya pasien yang membutuhkan transplantasi, penolakan organ, komplikasi pasca transplantasi, dan resiko yang mungkin timbul akibat transplantasi telah memunculkan berbagai masalah etika, legalitas dan kebijakan yang menyangkut pengguna tekhnologi itu.
Pada makalah ini akan dibicarakan berbagai masalah etika yang timbul sejalan  dengan perkembangan ilmu dan tekhnologi transplantasi organ,masalah etika utama dalam transplantasi, bagaimana kebijakan Indonesia mengenai transplantasi dan betapa pentingnya nilai-nilai etika dalam mempertahankan suatu sistem nilai dan dalam penentuan kebijakan pemerintah.
1.2. Sejarah Transplantasi Organ
Sejarah dan perkembangan Transplantasi Tahun 600 SM di India, Susruta telah melakukan transplantasi kulit. Sementara jaman Renaissance, seorang ahli bedah dari italia bernama Gaspare Tagliacozzi juga telah melakukan hal yang sama. Diduga John hunter  (1728-1793) adalah pioneer bedah eksperimental, termasuk bedah transplantasi. Dia mampu membuat criteria tekhnik bedah untuk menghasilkan suatu jaringan transplantasi yang tumbuh ditempat baru. Akan tetapi sistim golongan darah dan sistim histokompatibilitas yang erat dengan reaksi transplantasi belum ditemukan.
Pada abad ke – 20, wiener dan Landsteiner menyokong perkembangan transplantasi dengan menemukan golongan darah system ABO dan system Rhesus. Saat ini perkembangan ilmu kekebalan tubuh makin berperan dalam keberhasilan tindakan transplantasi.
Perkembangan tekhnologi kedokteran terus meningkat searah dengan perkembangan tekhnik transplantasi. mu transplantasi modern makin berkembang dengan ditemukannya metode-metode pencangkokan, seperti:
  1. Pencangkokan arteria mammaria interna didalam operasi lintas koroner  olah Dr. George E. Green.
  2. Pencangkokan jantung, dari jantung kera kepada manusia oleh Dr. Cristian Bernhard, walaupun resepiennya kemudian meninggal dalam 18 hari.
  3. Pencangkokan sel-sel substansia nigra dari bayi yang meninggal ke penderita parkison oleh Dr. Andreas bjornklund

1.2  Tujuan
1.2.1        Untuk mengetahui  pengertian tranplantasi
1.2.2        Untuk mengetahui macam-macam tranplantasi
1.2.3        Untuk mengetahui pandangan tranplantasi dari segi agama
1.2.4       Untuk mengetahui hukum tranplantasi


1.4  Rumusan Masalah

1.4.1          Apakah pengertian tranplantasi ?
1.4.2          Apakah macam-macam dari tranplantasi ?
1.4.3          Bagaimana pandangan tranplantasi dari segi agama ?
1.4.4          Bagaimana hukum tranplantasi ?





Rabu, 09 Februari 2011

Sex Education in High School (Argumentation)

During high school years and during teenager, our minds have the greatest development. And whatever we have learned in high school we use that knowledge to help us move on through college. At the high school age teenagers experiments different changes in their minds, bodies. A sometimes question comes up that at what age children should know about the sex.
High school should be teaching teenagers about different aspects of life, especially sex. A majority student does not get any sex education at home. Usually parents just ignore or avoid this kind of discussion or topic. So, that is why high school should teach students about sex.

Since parents ignore giving knowledge about sex to their children, many of them turn to having unprotected sex because they are not educated about the matter. Their eyes are blind about the sex. Teenagers go to parties, they get drunk and they get involved physically with opposite sex. No one ever taught them to have protected sex. So females end up getting pregnant. So, they would choose to have an abortion. This is a very big debatable issue. Moreover, even if they not end up getting pregnant some of the partners might have an AIDS and then they would get that AIDS.

Senin, 07 Februari 2011

Derita Dunia


Hari-hari kian berubah
Kegelapan mulai menyelubungi
Terpenjara dalam neraka dunia
Hanya derita yang menghiasi
Jalani hidup dengan berbagai derita
Semua tawa tenggelam dalam tangis

Daftar Isi Blog

English IDK IKD Lain - Lain SosBud TI