Selamat Datang!

Terima kasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan komentar, OK!

Tab

Rabu, 11 Januari 2012

Home



Selamat Datang !

Blog ini berisi hal-hal yang berhubungan dengan keperawatan baik itu materi - materi dalam perkuliahan. Semoga blog ini bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya :)

Sekilas Tentang Aku

Obsesi jadi sarjana muda nie
Nama I Putu Ditya Prayanto yang merupakan orang Bali dan lahir di Bali juga. Dilahir pada tahun 1992 (nahh,, bisa hitung sendiri berapa umurku sekarang :D) oleh ibu tercinta :) .
Sekarang ini sedang menuntut ilmu sebagai mahasiswa di STIKes Wira Medika PPNI Bali dengan jurusan S1 Keperawatan dan bercita - cita nantinya akan menjadi perawat yang profesional dan sukses. Astungkara!
Orangnya ramah, suka diajak bercanda (bagi yg udah kenal) dan sangat senang dengan hal - hal yang baru dan bersifat menantang.

Itu aja dulu yaa,, kalau ingin tahu lebih banyak bisa tanya. Trim's.

TI, Inovasi Bagi Pendidikan


PEMBAHASAN

1.     KEDUDUKAN DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI (TI) DALAM PEMBELAJARAN
Perubahan lingkungan luar dunia pendidikan, mulai lingkungan sosial, ekonomi, teknologi, sampai politik mengharuskan dunia pendidikan memikirkan kembali bagaimana perubahan tersebut mempengaruhinya sebagai sebuah institusi sosial dan bagaimana harus berinteraksi dengan perubahan tersebut. Salah satu perubahan lingkungan yang sangat mempengaruhi dunia pendidikan adalah hadirnya teknologi informasi (TI).
Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan dimana memberikan andil besar terhadap perubahan – perubahan yang mendasar pada struktur operasi dan manajemen organisasi, pendidikan, trasportasi, kesehatan dan penelitian. Oleh karena itu sangatlah penting peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) TIK, mulai dari keterampilan dan pengetahuan, perencanaan, pengoperasian, perawatan dan pengawasan, serta peningkatan kemampuan TIK para pimpinan di lembaga pemerintahan, pendidikan, perusahaan, UKM (usaha kecil menengah) dan LSM. Sehingga pada akhirnya akan dihasilkan output yang sangat bermanfaat baik bagi manusia sebagai individu itu sendiri maupun bagi semua sektor kehidupan (Pikiran Rakyat, 2005:Mei).
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dan sebagainya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut.
Kerjasama yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah antar pakar dan juga dengan mahasiswa. Padahal dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh menempuh ruang dan waktu untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui Internet, via email, ataupun dengan menggunakan mekanisme file sharring dan mailing list. Bayangkan apabila seorang mahasiswa di Bali dapat berdiskusi masalah teknologi komputer dengan seorang pakar di universitas terkemuka di pulau Jawa. Mahasiswa dimanapun di Indonesia dapat mengakses pakar atau dosen yang terbaik di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan geografis bukan menjadi masalah lagi.

Sistem Operasi


BAB I
PENDAHULUAN

1.1         LATAR  BELAKANG

Tanpa perangkat lunak (software) sebuah komputer sebenarnya sekumpulan besi yang tidak berguna. Dengan software sebuah komputer dapat digunakan untuk menyimpan, mengolah data (memproses) dan mendapatkan kembali informasi yang telah disimpan, menemukan kesalahan dalam program,memainkan games dan menggunakan banyak aktivitas lainnya yang bernilai.Namun sebelum kita membahas lebih jauh mengenai software komputer khususnya operating system, terlebih dulu kita akan membahas mengenai komputer secara garis besar, agar dapat mempermudah kita nanti dalam mempelajari materi pokok kita yaitu masalah operating system /system operasi.

Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya menghitung. Dalam bahasa Inggris disebut to compute. Secara definisi komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerjasama, dapat menerima data (input),mengolah data (proses) dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah kontrol program  yang tersimpan di memorinya. Jadi cara kerja komputer dapat kita gambarkan sebagai berikut :
*    Input Device, adalah perangkat-perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukkan data ke dalam  memori komputer, seperti keyboard, mouse, joystick dan lain-lain.
*    Prosesor, adalah perangkat utama komputer yang mengelola seluruh aktifitas komputer itu sendiri. Prosesor terdiri dari dua bagian utama, yaitu ;
-    Control Unit (CU), merupakan komponen utama prosesor yang mengontrol semua perangkat yang terpasang  pada komputer, mulai dari input device sampai output device.
-   Arithmetic Logic Unit (ALU), merupakan bagian dari prosesor yang khusus mengolah data aritmatika (menambah, mengurang dll) serta data logika (perbandingan).
*       Memori adalah  E pada komputer.
Memori ini terbagi atas dua macam, yaitu ;
Read Only Memory (ROM), yaitu memori yang hanya bisa dibaca saja, tidak dapat dirubah dan dihapus dan sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer. Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan. Perintah yang ada pada ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Perintah yang ada di ROM antara lain adalah perintah untuk membaca sistem operasi dari disk, perintah untuk mencek semua
*       Output Device, adalah perangkat komputer yang berguna untuk menghasilkan keluaran, apakah itu ke kertas (hardcopy), ke layar monitor (softcopy) atau keluaran berupa suara. Contohnya printer, speaker, plotter, monitor dan banyak yang lainnya. Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa prinsip kerja komputertersebut diawali memasukkan data dari perangkat input, lalu data tersebutdi  olah sedemikian rupa oleh CPU sesuai yang kita inginkan dan data yang telah diolah tadi disimpan dalam memori komputer atau disk. Data yang disimpan dapat kita lihat hasilnya melalui perangkat keluaran.

1.2         RUMUSAN MASALAH

-       Pengertian Sistem Operasi?
-       Fungsi Dasar Sistem Operasi?
-       Tujuan Mempelajari Sistem Operasi?
-       Sejarah Sistem Operasi?
-       Kelebihan Dan Kekurangan Windows?

1.3         TUJUAN
-       Untuk mengetahui sistem operasi.
-       Untuk mengetahui fungsi dari sistem operasi
-       Untuk mengetahui tujuan  sistem operasi
-       Untuk mengetahui sejarah sistem operasi
-       Mengetahui kelebihan dan kekurangan  windows

1.4         MANFAAT
Pembaca dapat memahami tentang sistem operasi, fungsi sistem operasi serta sejarah sistem

Situs dan Artikel Tentang Keperawatan



inna-ppni.or.id merupakan sebuah situs resmi PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), dimana PPNI ini adalah sebuah organisasi profesi perawat. Tampilan situs ini cukup menarik dari segi warna yang tidak mencolok dan tidak adanya iklan sehingga membuat pandangan kalian ’bersih’ saat mengunjungin situs ini. Jika kalian ingin mengetahui informasi seputar keperawatan dan organisasi profesinya, situs ini merupakan pilihan yang tepat.
Tampilan situs resmi PPNI
Dalam situs ini banyak hal yang dibahas tentang seperti berita / artikel, standar profesi, pendidikan keperawatan, pelayanan keperawatan, hukum keperawatan dan lain sebagainya. Artikel – artikel yang disediakan menarik dan faktual, tentunya ini akan bermanfaat bagi kalian. Sebagai perawat, sudah seharusnya kalian rajin – rajin untuk mengunjungi situs ini. Selain mengetahui tentang organisasi profesi perawat, situs ini juga akan menambah wawasan kalian dengan berbagai artikel yang dipublikasikan.
Ada salah satu artikel yang sangat menarik bagi saya yaitu tentang desakan perawat kepada anggota dewan agar segera mengesahkan RUU Keperawatan. Menurut saya, desakan ini dilakukan karena RUU Keperawatan tidak kunjung disahkan dan seperti ”dianaktirikan” oleh anggota dewan. Selama ini perawat sering bekerja tanpa dasar hukum. Maka dari itu RUU Keperawatan itu sangat penting bagi perawat untuk melindungi dirinya dari pekerjaan serta dari konflik kepentingan yang berujung pada kriminalisasi terhadap mereka. Seperti kasus perawat di daerah pelosok yang pernah diberitakan. Dia menolong seseorang namun dirinya yang dijerat hukum karena melakukan tindakan di luar kewenangannya. Dia melakukan tindakan itu untuk menolong nyawa seseorang karena tidak adanya dokter saat itu.

Pengkajian (Gordon)


FORMAT LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN
BERDASARKAN FORMAT GORDON

ASUAHAN KEPERAWATAN PADA                       : SP
DENGAN DIAGNOSA MEDIS                     : DEMAM BERDARAH
DI                                                                    : KAMAR ANGGREK RSUP SANGLAH
TANGGAL                                                     : 30 MARET 2011
A.  PENGKAJIAN DATA DASAR

A.      Identitas
1.       Identitas Pasien
Nama                                    : R P V
Umur                                    : 19 Tahun
Agama                                  : Hindu
Jenis Kelamin                     : Laki - laki
Status                                   : Belum kawin
Pendidikan                         : Mahasiswa
Pekerjaan                           : Mahasiswa
Suku Bangsa                       : Indonesia
Alamat                                  : Jalan Subita No. 4, Denpasar
Tanggal Masuk                  : 30 maret 2011
Tanggal Pengkajian         : 30 maret 2011
No register                         : -
Diagnosa medis                                : DHF
2.       Identitas Penanggung  Jawab
Nama                                    : Ida Bagus Suparsa
Umur                                    : 45 tahun
Hub. Dengan Pasien       : Ayah Pasien
Pekerjan                              : Wiraswasta
Alamat                                  : Jalan Nusa Penida Gg. 1 No 22 Denpasar

B.      Status Kesehatan
1.       Status kesehatan saat ini
a) Keluhan Utama (saat MRS dan saat ini)
·         OS datang dengan mengeluh badan panas, kepala pusing, batuk, mual – mual, lesu, radang pada tenggorokan, bibir kering.

b)   Alasan masuk rumah sakit dan perjalanan sakit saat ini
·         Sejak 1 minggu OS panas dan berobat ke poliklinik Sanglah, tapi karena panas tidak turun, OS dirujuk untuk opname di RSUP Sanglah (MRS).
c) Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya
·         Saat merasa badan panas, OS berobat ke poliklinik.
2.       Status kesehatan masa lalu
a) Penyakit yang pernah dialami
·         Sebelumnya OS pernah mengalami penyakit panas, batuk, pilek, vertigo.
b)                         Pernah dirawat
·         Os mengatakan tidak pernah dirawat.
c)  Alergi
·         OS mengatakan punya alergi terhadap makanan yaitu daging sapi dan telur.
d)                         Kebiasaan (merokok/kopi/alcohol/dll)
·         OS mengatakan mempunyai kebiasaan :
o   Minun susu 1x sehari (malam)
o   Merokok             : -
o   Kopi                       : 1x rutin setiap pagi
o   Alkohol                 : -
3.       Riwayat Penyakit keluarga
·         OS mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit keluarga
o   Hipertensi           : -
o   DM                         : -
o   Asma                     : -
o   Hepatitis              : -
o   Diabetes              : -
4.       Diagnosa medis dan terapi
·         Dx           : DHF
·         Terapi   :  diberikan sanmol

DDST



  1. IDENTITAS ANAK
Nama                       :       N M R W
Tanggal Lahir          :       Denpasar, 27 April 2006
Jenis Kelamin          :       Perempuan
Agama                     :       Hindu
Pendidikan              :       TK
Alamat                     :       Perum Pesona Paramitha 2 No. 28, Jalan Tunjung Sari, Padang Sambian Kaja, Denpasar

  1. IDENTITAS ORANG TUA
Nama                       :       Ir. N P
Tanggal Lahir          :       Singaraja, 03 September 1962
Jenis Kelamin          :       Laki - Laki
Agama                     :       Hindu
Pendidikan              :       Sarjana
Pekerjaan                 :       Swasta
Alamat                     :       Perum Pesona Paramitha 2 No. 28, Jalan Tunjung Sari, Padang Sambian Kaja, Denpasar


  1. RIWAYAT PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK
a.   Personal Sosial / Kemandirian Bergaul
Pengasuh (guru) mengatakan bahwa anak sudah mampu bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Anak juga sudah banyak mengenal dan mengetahui nama teman – teman di kelasnya.
b.  Motorik Halus
Pengasuh (guru) mengatakan bahwa anak sudah mampu menggambar, mewarnai dan menulis. Setiap ada pekerjaan rumah anak selalu mengerjakannya.
c.   Bahasa
Pengasuh (guru) mengatakan bahwa anak dapat berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa Indonesia dengan lancar.
d.  Motorik Kasar
Pengasuh (guru) mengatakan bahwa anak ini sangat aktif dalam setiap permainan yang diberikan.

Laporan Observasi Ruangan


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Suatu kegiatan pasti memerlukan pengenalan yang sering disebut dengan orientasi. Kegiatan orientasi merupakan kegiatan awal yang dilakukan mahasiswa untuk mangenal lingkungan dan sistem kerja dalam sebuah rumah sakit sebelum melaksanakan praktik di rumah sakit tersebut. Awal orientasi yang mahasiswa lakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar pada Rabu, 02 Pebruari 2011. Mahasiswa harus benar – benar mengenal dan memahami lingkungan rumah sakit karena mahasiswa akan melaksanakan praktik keperawatan pada tingkat lebih lanjut di tempat tersebut. Masa orientasi sangat penting bagi mahasiswa. Pada masa ini mahasiswa belajar agar bisa beradaptasi dengan tenaga kesehatan, memahami peran perawat dan bagaimana cara berkomunikasi atau berinteraksi dengan pasien. Semua hal itu kelak akan menjadi bekal nanti bagi mahasiswa saat melakukan praktik keperawatan.
B. Rumusan Masalah
1)      Bagaimana keadaan ruangan (jenis, fungsi, nama kepala ruangan dan wakil, inventaris, model yang digunakan dalam pembagian tugas perawat) khususnya ruang mawar?
2)      Fasilitas apa yang tersedia di dalam ruangan mawar?
3)      Bagaimana tentang SDM keperawatannya, serta jadwal dan shiftnya?
4)      Bagaimana peran dan fungsi perawat yang dilihat dalam suatu ruangan?
5)      Apa salah satu kompetensi keperawatan yang dilakukan saat observasi?
6)      Apa kelebihan dan kekurangan pada salah satu tindakan keperawatan?
7)      Apa masalah - masalah yang dihadapi oleh ruangan yang berpengaruh pada pelaksanaan tindakan keperawatan?
8)      Bagaimana kesan dan pesan dari kepala ruangan dan staff ruangan bagi mahasiswa?
C.  Tujuan
1. Tujuan umum:
Setelah mengikuti orientasi mahasiswa mengenal lingkungan RSUP Sanglah Denpasar Bali dan memahami peran serta fungsi profesi perawat di lapangan klinik.
2. Tujuan khusus:
a) Mengenal secara langsung lingkungan RSUP Sanglah
  b) Memahami peran dan fungsi perawat di klinik
  c) Memahami peran dan fungsi tim kesehatan lainnya
d) Meningkatkan kerjasama mahasiswa dalam kelompok dan memberikan pengalaman  berinteraksi (wawancara) khususnya komunikasi interpersonal
e) Mampu menganalisis suatu tindakan antara teori dan hasil observasi
f) Mengetahui masalah – masalah yang dihadapi ruangan yang berpengaruh terhadap tindakan perawatan
g) Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembuatan laporan.

D. Manfaat Penulisan
a)      Menambah pengetahuan tentang lingkungan rumah sakit
b)      Mengetahui struktur, fasilitas, SDM dalam suatu ruangan
c)      Mendapatkan gambaran tentang tindakan keperawatan yang dilakukan di rumah sakit.

GERUND & CONDITIONAL SENTENCES



Gerund
¡  Gerund adalah bentuk VERB ING dari kata kerja yang difungsikan sebagai kata benda(noun)(membedakan kata kerja)
¡  Gerund berbentuk sama dengan present participle,tetapi mempunyai fungsi yang berbeda,dan bukan berarti “Sedang”
Penggunaan Gerund
1. Sebagai Subyek
                Example : - Reading is my hobby
                                                    - Smoking is bad for your health
2. Sebagai Obyek
                Example :  - He loves hunting
                                                     - I donot like smoking
                                                     - They finished speaking
3. Sebagai Subjective Complement
        (pelengkap pokok kalimat)
Example :
                - One of his worst habits is telling lies
                - What she likes is watching the children play
4. Digunakan di belakang NO…………..
                membentuk kalimat pendek yang menyatakan larangan atau  peringatan
Example :  - No Smoking !
                                                 -  No Parking !
                                                 -  No fishing !

Passive Voice


Kalimat Pasif
Active and Passive Voice
¡  Sebuah kalimat dapat berbentuk kalimat aktif yang subyeknya melakukan pekerjaan
¡  Kalimat Pasif yang subyeknya dikenai pekerjaan
Langkah untuk membuat kalimat aktif menjadi kalimat Pasif
¡  1. Letakkan obyek dari kalimat aktif di awal kalimat
         pasif  (obyek kalimat aktif menjadi subyek
         kalimat pasif).
¡  2. Jika dlm kalimat aktif tidak ada auxilary(to be)
         maka tambahkanlah to be yang sesuai dengan
         subyek dlm kalimat pasif tsb,dan yg sesuai dengan
         bentuk tensesnya.
¡  3. Letakkanlah kata kerja utama dari kalimat pasif
         sesudah auxilliary(to be) dalam bentuk past
         participle.
¡  4.Letakkanlah preposition by sesudah kata kerja
         utama dalam kalimat pasif sebelum subyek.
Pedoman pemakaian “be” dalam Kalimat Pasif
¡  1. Present Tense                              am,is,are
¡  2. Present Continous Tense        am,is,are +being
¡  3. Present Perpect Tense             has,have +been
¡  4. Past Tense                                     was,were
¡  5. Past Perpect Tense                    had been
¡  6. Past Continous Tense                                was,were +being
¡  7. Future Tense                                                shall,will + be
¡  8. Future Perpect Tense                               shall/will + be
¡  9. Modal                                             modal + be
¡  10.Modal + Perpect                           modal+have been

TENSES



1.     PRESENT TENSE  (Waktu Sekarang)
Uses
1. For the facts that are not limited to specific time and for general trust
2. For repeat, habitual,  or usual action
3. For information from book, poem, research or other work
The  present tense takes the form :
 Subject + AF + (Verb I / Verb + s ) + Complement
Example :
1. Water boils at 100°Celsius.
                The sun rises in the east.
2. They play volley ball every Saturday morning
                Every day, students send summaries to the teacher.
3. In drama, Romeo and Juliet love each other despite their family differences.
               
Time signal in present tense :
§  Every day                            * Every week
§  Every Sunday                     * Every month
§  Every year                           * every time
Adverb of frequency:
§  Sometimes                         * Always
§  Seldom                                 * Often
§  Usually                                 * Generally
§  Never
Negative :
Subject + do not + AF + Verb I+Complement
                does not         without S
1. (+) He writes a letter every week
(-)  He does not write a letter every week
2. (+) I go to school by motorcycle.
(-) I do not go to school by motorcycle
3. Mother drinks coffee every morning
Mother does not drink coffee every morning.
Interrogative
Do/ Does + Subject + AF + Verb I without s + Complement
1.       Does he write a letter every week ?
2.       Do you sometimes swim in the sea ?
                Yes, I do                               No, I do not


3.   Does mother drink coffee every morning ?
                Yes, she does                    No, she does not

Story


Stupid People

One day a man went to a place by foot. He was name Ditya. On the way, he saw a man in a tree. The man is Ditya’s friend named Ryan. He was sawing a tree branch, but Ryan was sitting on a branch that will cut. Ditya saw it, then he advised Ryan.
"Ryan, what are you doing in a tree?" said Ditya
"I was sawing a branch of this tree"
"Ryan! Why are you sitting on that branch?"
"It’s up to me! Is something wrong? ”response Ryan
“The position of your seat, you might fall” Ditya commemorates Ryan
“Shut Up! Do not many comments. You are not an astrologer, are you? So you do not know I would fall or not. Continue your journey! Don not worries, I will not fall” Ryan ignored.

Pidato



Yang terhormat., Bapak Ketua STIKES Wira Medika PPNI Bali..
Yang terhormat ,Bapak/Ibu Civitas Akademika STIKES Wira Medika PPNI   Bali.
Yang saya hormati , Bapak-bapak dan Ibu-ibu dosen STIKES Wira Medika PPNI Bali.
Yang saya banggakan kakak-kakak BEM STIKES Wira Medika PPNI Bali.
Dan rekan-rekan mahasiswa  yang saya cintai.

          Sebelum saya memulai pidato saya ini yang bertemakan Pentingnya Tugas Seorang Perawat. Mari kita panjatkan puja dan puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena berkat-Nya lah kita disini dapat berkumpu dengan keadaan sehat.

" OM SWASTYASTU " Salam Sejahtera

          Terima kasih atas waktu yang diberikan kepada saya.Dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato saya yang bertema " Pentingnya Tugas eorang Perawat ". Seperti yang kita ketahui, sekarang ini musim nya sangatlah tidak bersahabat atau juga tidak menentu.
Akibat dari musim pancaroba tersebut,banyak terjadi bencana dimana-mana. Contohnya seperti sekarang ini, dimana-mana terjadi banjir akibat hujan yang turun pun juga tidak menentu. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan rumah-rumah warga tergenang banjir hingga bahu orang dewasa. Banjir juga disebabkan akibat terlalu banyak atau terlalu ,menumpuknya sampah-sampah yang  yang dibiarkan berserakan begitu saja.Kemudian sampah tersebut ikut tergenang  bersama banjir. Dan hal tersebut  juga dapat mengakibatkan segala penyakit akan berkembang biak dan akhirnya  mansia lah yang akan terkena imbas nya. Salah satu penyakit yang dapat diderita adalah penyakit diare.

          Saudara-saudara semuanya , kita sebagai tenaga medis dan sebagai tenaga kesehatan tentunya tidak bisa hanya berdiam diri saja. Tetapi itu merupakan tugas untuk kita agar kita dapat belajar dari segala keadaan yang ada.Dan juga sangat diperlukan untuk membantu para korban akibat banjir tersebut. Dengan menyediakan fasilitas seperti penampungan para korban yang rumah nya terendam banjir dan tidak dapat dipakai untuk sementara.
Dimana di tempat penampungan tersebut kita dapat membantu korban bencana banjir tersebut agar mereka tidak tertular penyakit akibat adanya banjir terutama penyakit diare. Dan penyakit tersebut tidak mengenal usia yaitu dapat menyerang dari anak-anak , remaja dan orang dewasa.

          Kita sebagai tenaga kesehatan patutnya dapat membantu mereka seperti memberi obat, vitamin, dan tentu nya perawatan yang lebih intensif. Sejalan dengan hal tersebut, masih banyak penyakit-penyakit yang akan bermunculan seperti Demam Berdarah. Penyakit Demam Berdarah juga dapat dikatakan penyakit akibat banjir yang mulai surut. Proses penyembuhannya sangat lama. Dan kemungkinan besar dapat menyebabkan kematian. Tetapi hal tersebut dapat dicegah dengan kita dapat merawatnya secara intensif. Kita juga dapat memberikan penyuluhan untuk menanggulangi Demam Berdarah tersebut,yaitu dengan tindakan 3 M. Yang artinya, Menguras bak mandi setiap seminggu sekali, Menutup barang-barang seperti gentong air, dan yang terakhir Mengubur barang-barang bekas.

Pandangan Agama Tentang Transplantasi


BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Dewasa ini ilmu pengetahuan dan tekhnologi di bidang kedokteran dan kesehatan berkembang  dengan pesat. Salah satunya adalah kemajuan dalam tekhnik transplantasi organ. Transplantasi organ merupakan suatu tekhnologi medis untuk penggantian organ tubuh pasien yang tidak berfungsi dengan organ individu lain. Sejak kesuksesan transplantasi yang pertama kali berupa ginjal dari donor kepada pasien gagal ginjal pada tahun 1954, perkembangan dibidang transplantasi  maju dengan pesat. Kemajuan ilmu dan tekhnologi memungkinkan pengawetan organ , penemuan obat-obatan anti penolakan yang semakin baik sehingga berbagai organ dan jaringan dapat ditransplantasikan. Dewasa ini bahkan sedang dilakukan uji klinis pengguna hewan sebagai donor.
Dibalik kesuksessan dalam perkembangan transplantasi organ muncul berbagai masalah. Semakin meningkatnya pasien yang membutuhkan transplantasi, penolakan organ, komplikasi pasca transplantasi, dan resiko yang mungkin timbul akibat transplantasi telah memunculkan berbagai masalah etika, legalitas dan kebijakan yang menyangkut pengguna tekhnologi itu.
Pada makalah ini akan dibicarakan berbagai masalah etika yang timbul sejalan  dengan perkembangan ilmu dan tekhnologi transplantasi organ,masalah etika utama dalam transplantasi, bagaimana kebijakan Indonesia mengenai transplantasi dan betapa pentingnya nilai-nilai etika dalam mempertahankan suatu sistem nilai dan dalam penentuan kebijakan pemerintah.
1.2. Sejarah Transplantasi Organ
Sejarah dan perkembangan Transplantasi Tahun 600 SM di India, Susruta telah melakukan transplantasi kulit. Sementara jaman Renaissance, seorang ahli bedah dari italia bernama Gaspare Tagliacozzi juga telah melakukan hal yang sama. Diduga John hunter  (1728-1793) adalah pioneer bedah eksperimental, termasuk bedah transplantasi. Dia mampu membuat criteria tekhnik bedah untuk menghasilkan suatu jaringan transplantasi yang tumbuh ditempat baru. Akan tetapi sistim golongan darah dan sistim histokompatibilitas yang erat dengan reaksi transplantasi belum ditemukan.
Pada abad ke – 20, wiener dan Landsteiner menyokong perkembangan transplantasi dengan menemukan golongan darah system ABO dan system Rhesus. Saat ini perkembangan ilmu kekebalan tubuh makin berperan dalam keberhasilan tindakan transplantasi.
Perkembangan tekhnologi kedokteran terus meningkat searah dengan perkembangan tekhnik transplantasi. mu transplantasi modern makin berkembang dengan ditemukannya metode-metode pencangkokan, seperti:
  1. Pencangkokan arteria mammaria interna didalam operasi lintas koroner  olah Dr. George E. Green.
  2. Pencangkokan jantung, dari jantung kera kepada manusia oleh Dr. Cristian Bernhard, walaupun resepiennya kemudian meninggal dalam 18 hari.
  3. Pencangkokan sel-sel substansia nigra dari bayi yang meninggal ke penderita parkison oleh Dr. Andreas bjornklund

1.2  Tujuan
1.2.1        Untuk mengetahui  pengertian tranplantasi
1.2.2        Untuk mengetahui macam-macam tranplantasi
1.2.3        Untuk mengetahui pandangan tranplantasi dari segi agama
1.2.4       Untuk mengetahui hukum tranplantasi


1.4  Rumusan Masalah

1.4.1          Apakah pengertian tranplantasi ?
1.4.2          Apakah macam-macam dari tranplantasi ?
1.4.3          Bagaimana pandangan tranplantasi dari segi agama ?
1.4.4          Bagaimana hukum tranplantasi ?





Daftar Isi Blog